TTC #2 : Analisa Semen (Test Sperm)

Analisa Semen (Test Sperm) merupakan pemeriksaan yang dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis kesehatan dan kelangsungan sperma pada pria. Melalui cek sperma, pria dapat mengetahui jumlah, pergerakan, hingga bentuk sperma.

Prosedur ini merupakan pemeriksaan awal kesuburan pria. Biasanya, Test Sperm dilakukan oleh pria yang sudah menikah namun belum berhasil hamil. dr. Ridwan menyarankan suami untuk Test Sperm, karena menurut beliau selama ini banyak yang menganggap bahwa permasalahan infertilitas disebabkan oleh wanita saja namun kenyataannya infertilitas disebabkan oleh kedua belah pihak. Kondisi ini disebabkan oleh masing-masing faktor penyebab infertilitas baik dari pria maupun wanita.

Baca juga: TTC #1 : Obgyn Hunting

Setelah diberikan surat pengantar, saya segera hunting RS/Lab yang bisa melakukan pemeriksaan tersebut. Ternyata harganya lumayan muahaaaalll ya, untuk sekali Test Sperm sekitar 800 ribuan. Suami melakukan pemeriksaan tersebut di Kemang Amanda Fertility Clinic dibawah naungan RSIA Kemang Medical Care (KMC). Kenapa disana? Saya memiliki beberapa pertimbangan, yaitu karena KMC adalah salah satu RS yang dr. Ridwan juga praktek disana, jadi menurut saya akan lebih mudah berbagi informasinya. Lalu yang kedua adalah karena harga pemeriksaan disana tidak terlalu mahal dibandingkan di RS lain (perbandingannya dengan Morula IVF dan Brawijaya Women and Children Hospital).

Ruang Tunggu Kemang Amanda Fertility Clinic, (Source: Foto Pribadi)
Hari Pemeriksaan Analisa Semen (Test Sperm)

18 Januari 2021

Sebelum melakukan Test Sperm, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan, antara lain:

  1. Disarankan untuk tidak melakukan ejakulasi minimal 48 dan maksimal 96 jam sebelumnya.
  2. Hindari mengonsumsi alkohol, kafein, dan merokok selama 2 – 5 hari sebelum menjalani pemeriksaan.
  3. Hindari mengonsumsi obat-obatan yang dapat memengaruhi jumlah sperma.
  4. Hindari penggunaan pelumas yang mengandung bahan spermisida.

Hal tersebut guna hasil pemeriksaan maksimal dan akurat.

Dari luar seperti ini penampakan ruangan untuk pemeriksaan Analisa Semen (Test Sperm) di Kemang Amanda Fertility Clinic.

Ruangan Kolekting Sperma Tampak Depan, (Source: Foto Pribadi)

Setelah mengurus administrasi, kami diminta masuk ke sebuah ruangan “Kolekting Sperma” namanya. Pas masuk, pertama yang kami rasakan adalah awkward. Ruangannya tidak terlalu besar, ada sofa bed, wastafel, kamar mandi di dalam, lebih terlihat seperti kos-kosan. Tapi yang membuat kami melirik adalah di ruangan tersebut menyediakan televisi beserta dvd player, dan dvd bokep! eh ada majalah dewasanya juga deh *LOL.

Ketegangan kami langsung sirna, malah yang ada kami ngakak ketawa ga berenti, hahaha.. 😀

Ruangan Kolekting Sperma, (Source: Foto Pribadi)
Referensi Majalah, (Source: Foto Pribadi)

Cek sperma dilakukan dengan cara pengambilan sampel air mani yang mengandung sperma yang kemudian akan dianalisis di laboratorium. Pemeriksaan ini guna mengetahui jumlah, motilitas (pergerakan), bentuk sperma, dan volume.

Keempat faktor tersebut sangat berpengaruh dalam proses pembuahan. Pasalnya, kehamilan dapat terjadi ketika sperma memenuhi kriteria tersebut agar dapat membuahi sel telur. Waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil cek sperma adalah sekitar 24 jam hingga 1 minggu. Jika sudah ada hasilnya, kami akan dihubungi kembali untuk mengambil hasilnya.

Bismillah semoga hasilnya bagus.

Aamiin.

Satu demi satu proses TTC sudah kami jalani, setelah ini adalah giliran saya untuk melakukan pemeriksaan HSG. Semoga semuanya berjalan lancar.

Wish me luck!

Cheers!

TDS